Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Dunia

Posted: Februari 10, 2011 in Uncategorized

Banyak pihak yang seringkali menyayangkan aksi turun ke jalan mahasiswa. Mereka menilai bahwa mahasiswa hanya membuat kemacetan dan bertindak vandalis. Alih-alih mendukung gerakan mahasiswa, kebanyakan orang justru menilai bahwa  gerakan mahasiswa yang turun ke jalan adalah tindakan tidak intelek dan memalukan citra mahasiswa. Pandangan seperti ini sangat mengecilkan makna perjuangan mahasiswa yang berbekal kebenaran ilmiah.

Perspektif  yang terbangun adalah bahwa gerakan mahasiswa Indonesia yang seringkali aksi  turun ke jalan adalah sebuah gerakan yang hanya terjadi di negara berkembang seperti Indonesia yang secara ekonomi dan politik belum stabil. Sehingga banyak pihak yang berpendapat bahwa bila Indonesia sudah makmur, maka aksi massa turun ke jalan tidak akan terjadi lagi, sebagaimana yang terjadi di negara tetangga kita, Singapura. Namun, apakah perspektif tersebut sepenuhnya benar ?

 

Salah satu isu dunia yang cukup menjadi perhatian media Internasional adalah aksi turun ke jalan mahasiswa dan calon mahasiswa di Inggris. Aksi yang mengundang ribuan mahasiswa untuk berpartisipasi ini dipicu dengan rencana pemerintah Inggris untuk menaikkan biaya kuliah hingga tiga kali lipat. Rencana kebijakan ini membuat mahasiswa dan calon mahasiswa tergerak untuk memprotes kebijakan pemerintah. Bahkan para calon alumni dan alumni muda juga terlibat dalam aksi turun ke jalan ini. Mereka berpendapat bahwa meski mereka tidak akan terkena dampaknya, akan tetapi adik-adik mereka akan terkena dampak dari kenaikan biaya kuliah.

Di belahan dunia lain, di benua Australia. Mahasiswa disana juga terbiasa melakukan rally atau march dalam jumlah besar untuk memprotes berbagai kebijakan tertentu yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia, isu-isu kesamaan hak Aborigin, biaya kuliah, hingga penolakan perang Irak menjadi tema-tema yang pernah di protes oleh mahasiswa di Australia. Saat aksi massa turun ke jalan ini dilakukan, ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru bisa ikut berpartisipasi.

Meski aksi mahasiswa tersebut dilakukan di negara yang notabenenya makmur atau maju, kericuhan atau tindakan anarkis bukan berarti tidak terjadi. Aksi massa penolakan kenaikan biaya kuliah di Inggris saat ini dihiasi dengan berbagai tindakan perusakan fasilitas umum dan perlawanan kepada polisi. Dari dua contoh ini bisa dikatakan bahwa tidak ada relasi antara keadaan negara maju atau tidak dengan gerakan aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh mahasiswa. Justru ini bisa diartikan bahwa mahasiswa di seluruh dunia bergerak dengan berlandaskan intelektualitas dan moralitas.

Keunggulan yang menjadi keunikan dari gerakan aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh mahasiswa di luar negeri adalah konsistensi atau kemampuan bertahan di tempat aksi dalam waktu lama serta kemampuan menarik massa dalam jumlah besar. Mereka tidak terlalu sering memang melakukan aksi turun ke jalan, namun saat mereka memutuskan untuk aksi protes turun ke jalan, mereka benar-benar menyiapkan dengan terencana aksi tersebut dan cenderung berakhir pada berubahnya kebijakan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah.

Gerakan mahasiswa adalah gerakan dunia dan sejarah dunia membuktikan bahwa gerakan mahasiswa di belahan dunia manapun terbukti telah menjadi kelompok penekan kebijakan yang efektif bagi pemerintah. Selama gerakan tersebut berlandaskan intelektualitas dan moralitas, gerakan mahasiswa tidak akan pernah surut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s